
Air panas bisa membeku lebih cepat daripada air dingin? Lalu air dingin juga bisa lebih cepat mendidih daripada air panas? Air merupakan salah satu kebutuhan terpenting untuk keberlangsungan hidup dan berasal dari alam. Sebelum membahas hal tersebut mari kita simak beberapa fakta mengenai air.
- 78% dari tubuh bayi adalah air dan 55 -60% untuk orang dewasa
- Dalam 1 tetes air terdapat jutaan bakteri dan virus
- 98% air berasal dari lautan dan tidak bisa diminum
- Air ( H2O )adalah senyawa yang terdiri dari 2 atom Hidrogen ( H ) dan 1 atom oksigen ( O )
- Siklus air diperkirakan berusia 3.8 miliar tahun
Sumber: kompas.com
Dapatkan: Bocoran Slot
Baca Juga: Fakta Bayi
Tahukah Kamu?
Fenomena air panas membeku lebih cepat daripada air dingin disebut dengan Mpemba Effect atau efek Mpemba. Namanya diambil dari nama murid SMA asal Tanzania yang pertama kali mengamatinya pada 1963 silam.
Ketika praktikum membuat es krim, Erasto Mpemba mengamati bahwa adonan dengan susu panas lebih cepat membeku ketimbang adonan dengan susu yang dingin. Ada beberapa penjelasan kenapa air panas bisa menyalip air dingin dalam perlombaan manjadi es batu ini.
- molekul-molekul air panas yang menguap dan dapat mengurangi massa awal dari air panas tadi. Dengan massa yang lebih sedikit, akan membutuhkan lebih sedikit waktu bagi air panas tadi untuk membeku.
- jika dalam satu wadah ada air panas dan air dingin, yang panas cendderung ke sisi atas wadah, dan air dingin sebaliknya, akan ke sisi bawah wadah. Hal ini disebabkan perbedaan suhu menyebabkan massa jenis dan densitas air. Sebenarnya air panas lebih ringan.
Fenomena ini diakibatkan karena proses penguapan dan juga karena air panas mempunyai perbedaan massa jenis dengan air dingin.
Kondisi awal air panas memiliki sebaran temperatur yang sama di seluruh wadah. Ketika dimasukkan ke freezer, molekul-molekul air yang berada sis-sisi luar wadah akan mendingin terlebih dahulu. Di mana di saat itu molekul air bagian dalam masih panas.
Maka timbul perbedaan suhu dan kemudian perbedaan massa jenis.
Air panas akan mengambil tempat di sisi atas, dan yang sudah mendingin akan terkonsentrasi di bagian bawah. Air panas ini karena berada di sisi luar wadah (atas), maka akan terekspos dingin freezer, dan ikut mendingin. Selanjutnya akan diikuti oleh molekul-molekul yang masih panas yang berada di sisi dalam dan belum terjamah dingin freezer. Sirkulasi ini akan terus terjadi sampai semua air di wadah menjadi sangat dingin dan kemudian membeku.
Sumber: prisma.ormawa.ums.ac.id
Mainkan: RTP Maxwin Terbaik
Kesimpulan
- Air panas membeku lebih cepat karena Mpemba Effect, hal ini berlaku sebaliknya yaitu air dingin lebih cepat mendidih dibandingkan air hangat/panas
- Dalam 1 tetes air terdapat jutaan kehidupan
- Manusia dewasa terdiri dari 55 – 60% air dan 78% untuk bayi
- Sistem saluran air Romawi telah mengubah sejarah dan perkembangan sistem air
- Kurang dari 1% air yang bisa di komsumsi/gunakan
